"Perangkat Pembelajaran"

Nama: Nur Iqlima Yasika
Nim: 12001302
Kelas: 4H PAI
Mata Kuliah: Magang 1

Perangkat pembelajaran merupakan hal yang harus disiapkan oleh guru sebelum melaksanakan pembelajaran. Menurut Zuhdan, dkk (2011: 16) perangkat pembelajaran adalah alat atau perlengkapan untuk melaksanakan proses yang memungkinkan pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran. Dalam KBBI (2007: 17), perangkat adalah alat atau perlengkapan, sedangkan pembelajaran adalah proses atau cara menjadikan orang belajar.

Perangkat pembelajaran menjadi pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, di laboratorium maupun di luar kelas. Dalam Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah disebutkan bahwasanya penyusunan perangkat pembelajaran itu merupakan bagian dari perencanaan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran ini dirancang dalam bentuk silabus dan RPP yang mengacu pada standar isi. Selain itu, dalam perencanaan pembelajaran juga dilakukan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian, dan skenario pembelajaran.

1) Silabus
Silabus merupakan rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran dengan tema tertentu, yang mana pada silabus mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar yang dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan. Silabus juga bisa dikembangkan sendiri sesuai kearifan lokal daerah masing-masing. Dan silabus ini juga digunakan untuk menyebutkan suatu produk pengembangan kurikulum berupa penjabaran lebih lanjut dari standar kompetensi dan kemampuan dasar yang ingin dicapai, serta pokok-pokok dan uraian yang ingin dicapai dan dipelajari siswa dalam mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar.

Silabus merupakan seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang disusun secara sistematis yang memuat komponen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar. Pada umumnya suatu silabus paling sedikit harus mencakup unsur-unsur :
• Tujuan mata pelajaran yang akan diajarkan,
• Sasaran-sasaran mata pelajaran,
• Keterampilan yang diperlukan agar dapat menguasai mata pelajaran tersebut dengan baik,
• Urutan topik-topik yang diajarkan,
• Aktifitas dan sumber-sumber belajar pendukung keberhasilan pengajaran, dan
• Berbagai teknik evaluasi yang digunakan.

2) Kalender Pendidikan
Kalender pendidikan biasanya memuat tanggal-tanggal yang sudah direncakan untuk waktu pembelajaran, baik itu tanggal ujian tengah semester, tanggal ujian akhir semester maupun hari libur semester. Kalender pendidikan ini juga dapat menjadi panutan untuk memulai maupun mengakhiri pembelajaran dalam satu semester.

3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)~Lesson Plan
Rencana pelaksanaan pembelajaran yaitu suatu panduan atau langkah-langkah yang akan dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran yang disusun dalam skenario kegiatan. Rencana pelaksanaan pembelajaran ini disusun untuk setiap pertemuan yang terdiri dari tiga rencana pembelajaran, yang mana masing-masing dirancang untuk pertemuan selama 90 menit atau 135 menit (Trianto, 2007).

Adapun komponen rencana pembelajaran diantaranya yaitu :
• Standar kompetensi dan kompetensi dasar, dalam hal ini kita harus memilih dari kurikulum;
• Pokok bahasan;
• Indikator;
• Model pembelajaran, dipilih sesuai dengan penekanan kompetensi dan materi;
• Skenario pembelajaran, berisi urutan aktivitas pembelajaran siswa dan mencerminkan pilihan model pembelajaran, yang meliputi kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir;
• Media pembelajaran, dipilih dan di urutkan sesuai skenario pembelajaran;
• Sumber pembelajaran; dan
• Penilaian hasil belajar.

Menurut Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum pembelajaran, bahwa tahap pertama dalam pembelajaran menurut standar proses yaitu perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Selanjutnya dijelaskan bahwa RPP adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus. RPP ini mencakup beberapa hal diantaranya yaitu :
• Data Sekolah, seperti mata pelajaran dan kelas/ semester;
• Materi Pokok;
• Alokasi Waktu;
• Tujuan Pembelajaran, seperti KD dan Indikator pencapaian kompetensi;
• Materi Pembelajaran;
• Metode Pembelajaran;
• Media atau alat dan sumber belajar;
• Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran; dan
• Penilaian.

4) Lembar Kerja/Kegiatan Siswa (Student Worksheet)
Lembar kegiatan siswa adalah panduan siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah. LKS dapat disusun dengan bersifat panduan tertutup yang dapat dikerjakan siswa, sesuai dengan tuntunan yang ada, atau dapat juga LKS yang bersifat semi terbuka. Yang mana, LKS model ini memberi peluang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitasnya, walaupun masih ada peranan guru dalam memberikan arahan. LKS model apapun yang disusun harus mampu memberikan panduan agar siswa dapat belajar dengan benar, baik dari segi proses keilmuan maupun dalam memperoleh konsep.

Menurut Depdiknas (2007), LKS adalah lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. Tugas yang diperintahkan dalam LKS harus mengacu pada kompetensi dasar yang akan dicapai siswa. Tugas tersebut juga dapat berupa tugas teoritis dan tugas praktis (Abdul Majid, 2008: 176-177). LKS ini digunakan sebagai sarana untuk mengoptimalkan hasil belajar peserta didik dan meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar-mengajar.

5) Media Pembelajaran
Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa untuk belajar. Media adalah perantara atau penghubung. Yang mana, media pembelajaran memberikan manfaat dalam pembelajaran di kelas, diantaranya meningkatkan perhatian siswa, motivasi siswa, meningkatkan efektifitas pembelajaran dan penyesuaian dengan tingkat perkembangan siswa.

Pada tingkat yang menyeluruh dan umum media dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor sebagai berikut :
• Hambatan pengembangan dan pembelajaran yang meliputi faktor-faktor dana, fasilitas dan peralatan yang tersedia, waktu yang tersedia (waktu mengajar dan pembangunan materi dan media), sumber-sumber yang tersedia (manusia dan materi).
• Persyaratan isi, tugas, dan jenis pembelajaran.
• Hambatan dari sisi siswa dengan mempertimbangkan kemampuan dan keterampilan awal, seperti membaca, mengetik, dan menggunakan komputer, atau karakteristik siswa lainnya.
• Pertimbangan lainnya adalah kesenangan (preferensi) lembaga, guru dan pelajar dan keefektifan biaya.

Dalam memilih media pembelajaran tentunya kita harus tau terlebih dahulu manfaat dari media tersebut, yang mana kriteria dalam pemilihan media pembelajaran diantaranya :
• Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai,
• Tepat untuk mendukung isi pelajaran yang sifatnya fakta, konsep, prinsip, atau generalisasi,
• Praktis, luwes dan bertahan,
• Guru terampil menggunakannya,
• Pengelompokan sasaran,
• Mutu teknis.

Salah satu contoh media pembelajaran yang paling sering digunakan yaitu adalah Buku. Buku sebagai rangkaian dari perangkat pembelajaran tentunya haru memberikan manfaat bagi guru khususnya siswa. Depdiknas (2008a:12) menjelaskan bahwa “Buku adalah bahan tertulis yang menyajikan ilmu pengetahuan buah pikiran dari pengarangnya.” Lebih lanjut dijelaskan dari sumber yang sama (Depdiknas, 2008a:12), bahwa: Buku sebagai bahan tertulis merupakan buku yang berisi suatu ilmu pengetahuan hasil analisis terhadap kurikulum dalam bentuk tertulis. Sedangkan buku yang baik adalah buku yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang baik dan mudah dimengerti, disajikan secara menarik dilengkapi dengan gambar dan keterangan-keterangannya, isi buku juga menggambarkan sesuatu yang sesuai dengan ide penulisnya.

Ada beberapa batasan buku di atas menjelaskan bahwasanya buku sebagai salah satu bahan ajar. Yang mana, jenis bahan cetak ini merupakan buku yang substansinya adalah pengetahuan, yang disusun berdasarkan analisis kurikulum, disusun untuk memudahkan guru dalam pembelajaran dan siswa belajar mencapai kompetensi yang ditetapkan kurikulum, dengan memperhatikan kebahasaan, kemenarikan, dan mencerminkan ide penulisnya. Buku yang memudahkan belajar siswa disebut buku siswa, dan buku yang memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran disebut sebagai buku panduan guru/pendidik, yang mana tentunya masing-masing memiliki struktur dan komponen yang khas.

Selain buku sebagai salah satu media pembelajaran, lingkungan yang berada disekitar kita juga dapat menjadi media pembelajaran. Oemar Hamalik (2004 : 194) dalam teorinya “Kembali ke Alam” menunjukan betapa pentingnya pengaruh Alam terhadap perkembangan peserta didik. Menurut Oemar Hamalik (2004: 195) Lingkungan (environment) sebagai dasar pengajaran adalah faktor kondisional yang mempengaruhi tingkah laku individu dan merupakan faktor belajar yang penting. Lingkungan adalah pemahaman terhadap gejala atau tingkah laku tertentu dari objek atau pengamatan ilmiah terhadap sesuatu yang ada di sekitar sebagai bahan pengajaran siswa sebelum dan sesudah menerima materi dari sekolah dengan membawa pengalaman dan penemuan dengan apa yang mereka temui di lingkungan mereka. Lingkungan yang berada disekitar kita dapat dijadikan sebagai sumber belajar, dan lingkungan itu bisa meliputi :
• Masyarakat disekeliling sekolah;
• Lingkungan fisik disekitar sekolah;
• Bahan-bahan yang tersisa atau tidak dipakai;
• Bahan-bahan bekas dan bila diolah dapat dimanfaatkan sebagai sumber atau alat bantu dalam belajar;
• Peristiwa alam dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat.

6) Instrumen Penilaian
Instrumen Penilaian bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar peserta didik. Dalam Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran dijelaskan bahwa penilaian dalam setiap mata pelajaran meliputi kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan dan kompetensi sikap. Penilaian ini dilakukan berdasarkan indikator-indikator pencapaian hasil belajar dari masing-masing domain tersebut. Ada beberapa teknik dan instrumen penilaian yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan peserta didik baik berupa tes maupun non-tes antara lain tes tertulis, penilaian unjuk kerja, penilaian sikap, penilaian hasil karya, penilaian portofolio dan penilaian diri.

Sumber Referensi: https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/download/27670/19092#:~:text=Menurut%20Zuhdan%2C%20dkk%20(2011%3A,laboratorium%20atau%20di%20luar%20kelas.
http://doubleddodewii.blogspot.com/2015/10/macam-macam-perangkat-pembelajaran.html?m=1
https://pintek.id/blog/media-pembelajaran/?amp=1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kosakata Bahasa Melayu Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat

"Manajemen Sekolah"

"Sistem Evaluasi"